ALLAH YANG MEMULAI & ALLAH YANG MENYEMPURNAKAN
Nas : Filipi 1:3-11
(AYAT 6)
Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.
1. Paulus melihat Allah telah memulai pekerjaan yg baik diantara jemaat.
♡ Paulus yakin dan percaya selalu bersuka cita meski dalam penjara, dan tidak mengikuti jalan pikirannya sendiri, tetapi bersabar di dalam penderitaan, dan akhirnya terjadi mujizat yang nyata, karya yang nyata dan Paulus-pun adalah salah satu karya Allah yang nyata (Fil 3:6)
♡ Kepala penjara bertobat beserta seluruh keluarga dan seisi rumahnya (Kis 16:30-34).
♡ Status narapidana bagi Paulus menjadi hilang karena Kepala penjara bersujud (sungkem) kepada Paulus dan Silas (Kis 16:29).
♡ Pejabat Roma di Filipi meminta maaf kepada Paulus, sehingga Paulus dapat keluar dari penjara dengan status yang sudah dipulihkan (Kis 16:38-39).
Begitupula kita, saat ini jika kita yakin dan mau taat, Tuhan tidak akan mempermalukan kita, dan Tuhan akan memaakai siapapun yang mau datang kepada-Nya dan taat.
2. Paulus bukan saja melihat bahwa Allah telah memulai pekerjaan yang baik diantara jemaat Filipi, tetapi juga Allah yang menyempurnakan apa yang telah dimulainya.
☆ Enarchomai = yang telah memulai (dari tiada menjadi ada /ex - nihilo).
☆ Epiteleo = yang menyempurnakan (terus-menerus) menyelesaikan dengan tuntas tidak ada kekurangan.
Saudara kita meyakini, bahwa Allah yang kita percayai adalah :
- Allah yang memilih, sekaligus Allah yang memelihara.
- Allah yang berdaulat, sekaligus Allah yang terus menuntun kita.
- Allah yang memulai, sekaligus Allah yang menyempurnakan sampai akhir.
Inilah yang disebut dengan "persevereance of the saints" yang berarti ketekunan orang suci, providensia Allah bekerja menggarap hidup kita sehingga kita benar-benar hidup bersandar pada Allah. Kalau kita tunduk kepada Allah yang berdaulat, maka kita akan bersukacita.
Sukacita pemeliharaan Allah bukanlah hanya sesaat, karena Dia yang memulai, Dia pula yang akan meneruskan sampai pada akhirnya.
Kalau kita begitu menghargai pemberian orang yang dihasilkan dari perjuangan dia untuk mendapatkan barang tersebut, seberapa jauh kita menghargai pengorbanan Kristus yang rela turun ke dunia, mati di atas kayu salib demi kebaikan kita, demi ditarik dari lumpur dosa, dan kemudian sebagian diri kita yang telah menerima anugerahNya di pilih menjadi abdi-NYa, hamba-Nya dan pelayan-Nya.
Apakah kita yakin dan percaya seperti Paulus yang yakin dan percaya sehingga terjadi mujizat? Mrk 10:45 mengatakan "Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Mari kita datang kepada Tuhan dan meneladani Kristus yaitu dengan melayani.
Apakah kita yakin dan percaya seperti Paulus yang yakin dan percaya sehingga ">Maka saudara-saudara, doakanlah gereja kita dan segenap hamba Tuhan, para penatua dan diaken -- karena ini bukanlah pekerjaan ringan. Mau kah saudara? Terpujilah Kristus.Amin
No comments:
Post a Comment