Psalms 16:1-2, 11

Preserve me, O God: for in thee do I put my trust.
O my soul, thou hast said unto the LORD, Thou art my Lord: my goodness extendeth not to thee;
Thou wilt shew me the path of life: in thy presence is fulness of joy; at thy right hand there are pleasures for evermore.

`Psalms 16:1-2, 11`

☆———————"I can live because Your words, Lord"———————☆

Kejadian 7:17-20 (MHC)

Kejadian 7:17-20 (TB):
17 Empat puluh hari lamanya air bah itu meliputi bumi; air itu naik dan mengangkat bahtera itu, sehingga melampung tinggi dari bumi.
18 Ketika air itu makin bertambah-tambah dan naik dengan hebatnya di atas bumi, terapung-apunglah bahtera itu di muka air.
19 Dan air itu sangat hebatnya bertambah-tambah meliputi bumi, dan ditutupinyalah segala gunung tinggi di seluruh kolong langit,
20 sampai lima belas hasta di atasnya bertambah-tambah air itu, sehingga gunung-gunung ditutupinya.
AIR BAH MELIPUTI BUMI

Di sini kita diberi tahu,

I. Berapa lama air bah itu naik, yaitu empat puluh hari (ay. 17). Dunia yang cemar semula tidak percaya bahwa air bah akan datang. Dan ketika air bah benar-benar datang mereka menghibur diri mereka sendiri dengan harapan bahwa air itu akan segera surut dan tidak akan sampai berlebihan. Tetapi air terus naik, semakin bertambah-tambah. Perhatikanlah,

1. Apabila Allah menghakimi, Ia akan menang. Jika Ia memulai, Ia akan mengakhiri. Jalan-Nya sempurna, baik dalam menghakimi maupun dalam memberi belas kasihan.

2. Mendekatnya penghakiman-penghakiman Allah secara bertahap, yang dirancang untuk mempertobatkan orang-orang berdosa, sering kali disalahgunakan untuk membuat mereka berkeras dalam keangkuhan mereka.

II. Sampai seberapa tinggi air itu naik: air itu naik sedemikian tinggi sehingga bukan saja dataran-dataran rendah terendam air, tetapi untuk memastikan pekerjaannya, dan agar tak seorang pun bisa terluput, puncak-puncak gunung tertinggi pun dibanjirinya – lima belas hasta, yaitu sekitar tujuh meter. Sehingga sungguh sia-sia menantikan keselamatan dari pada segala bukit, atau dari pada gunung (Yer. 3:23). Tidak ada satu pun dari ciptaan-ciptaan Allah yang sedemikian tinggi sehingga kuasa-Nya tidak dapat melampaui mereka. Dan Ia akan membuat mereka tahu rasa bahwa saat mereka berbuat tinggi hati, Ia mengatasi mereka. Mungkin puncak-puncak gunung itu dihanyutkan oleh kekuatan air, yang sangat berperan dalam membuat air makin bertambah-tambah sehingga mengatasi puncak-puncak gunung. Sebab dikatakan (Ayb. 12:15), Ia melepaskan air, dan air itu tidak hanya menghanyutkan tetapi juga menjungkirbalikkan bumi. Demikianlah benteng dusta disapu bersih, dan air lebat menghanyutkan persembunyian orang-orang berdosa (Yes. 28:17), maka sia-sia saja mereka berlari kepadanya untuk berlindung (Why. 6:16). Sekarang gunung-gunung beranjak, dan bukit-bukit berpindah, dan tidak ada lagi yang dapat menolong manusia kecuali perjanjian damai (Yes. 54:10). Tidak ada satu tempat pun di bumi yang begitu tinggi yang bisa menjadi tempat berdiri manusia sehingga ia bisa berada di luar jangkauan penghakiman-penghakiman Allah (Yer. 49:16; Ob. 1:3-4). Tangan Allah akan menjangkau semua musuh-Nya (Mzm. 21:9). Amatilah bagaimana penghakiman-penghakiman itu diukur secara tepat (lima belas hasta), bukan dengan alat ukur milik Nuh, melainkan dengan pengetahuan Dia yang mengukur air dalam timbangan (Ayb. 28:25, KJV; TB: “mengatur banyaknya air” – pen.).

III. Apa yang terjadi dengan bahtera Nuh ketika air bah itu naik: Bahtera itu melampung tinggi dari bumi (ay. 17), dan terapung-apung di muka air (ay. 18). Ketika semua bangunan lain dirobohkan oleh air, dan terkubur di bawahnya, hanya bahtera yang tetap bertahan. Amatilah,

1. Air yang menghancurkan segalanya itu justru menopang bahtera. Apa yang bagi orang-orang tidak percaya merupakan bau kematian yang mematikan, bagi orang-orang yang beriman merupakan bau kehidupan yang menghidupkan.

2. Semakin tinggi air, semakin tinggi bahtera itu terangkat menggapai langit. Demikianlah penderitaan-penderitaan yang dikuduskan akan meninggikan kerohanian orang. Dan seiring dengan bertambahnya persoalan, penghiburan pun semakin lebih bertambah-tambah.

No comments: