Psalms 16:1-2, 11

Preserve me, O God: for in thee do I put my trust.
O my soul, thou hast said unto the LORD, Thou art my Lord: my goodness extendeth not to thee;
Thou wilt shew me the path of life: in thy presence is fulness of joy; at thy right hand there are pleasures for evermore.

`Psalms 16:1-2, 11`

☆———————"I can live because Your words, Lord"———————☆

Kejadian 6:9-22 (SH)

Kejadian 6:9-22 (TB):
Riwayat Nuh

9 Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.
10 Nuh memperanakkan tiga orang laki-laki: Sem, Ham dan Yafet.
11 Adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan.
12 Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi.
13 Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi.
14 Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari dalam.
15 Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.
16 Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah, tengah dan atas.
17 Sebab sesungguhnya Aku akan mendatangkan air bah meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong langit; segala yang ada di bumi akan mati binasa.
18 Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu.
19 Dan dari segala yang hidup, dari segala makhluk, dari semuanya haruslah engkau bawa satu pasang ke dalam bahtera itu, supaya terpelihara hidupnya bersama-sama dengan engkau; jantan dan betina harus kaubawa.
20 Dari segala jenis burung dan dari segala jenis hewan, dari segala jenis binatang melata di muka bumi, dari semuanya itu harus datang satu pasang kepadamu, supaya terpelihara hidupnya.
21 Dan engkau, bawalah bagimu segala apa yang dapat dimakan; kumpulkanlah itu padamu untuk menjadi makanan bagimu dan bagi mereka."
22 Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.
KRISIS MULTI DIMENSIONAL (Sabtu, 30 April 2011)

Krisis multi dimensi adalah suatu keadaan di mana bangsa dan negara dilanda oleh beraneka ragam pertentangan besar maupun kecil. Ditambah lagi dengan berbagai keruwetan di bidang politik, ekonomi, sosial, dan juga kebobrokan moral. Krisis tersebut sedang berusaha memorakporandakan dan menghancurkan berbagai sendi penting kehidupan berbangsa dan bernegara. Begitu hebatnya krisis tersebut sehingga banyak orang yang khawatir akan terjadinya disintegrasi bangsa dan negara, atau takut membayangkan apa yang akan terjadi kelak di kemudian hari.

Nas kita hari ini memberi gambaran tentang krisis yang jauh lebih parah dalam pemandangan Tuhan. Tuhan mendapati bahwa bumi telah rusak, penuh dengan kekerasan dan semua manusia pun telah rusak. Padahal pada waktu Allah menciptakan bumi ini, Ia menjadikan segala sesuatunya sungguh amat baik (Kej. 1:31). Akan tetapi, di tengah-tengah kebobrokan tersebut Allah masih mendapati Nuh sebagai pribadi yang saleh dan tidak bercela di hadapan-Nya (9). Ini sesuatu yang sungguh luar biasa. Meskipun Nuh hidup di tengah generasi yang penuh kebobrokan dan kejahatan di mata Tuhan, tetapi Ia masih mendapati Nuh sebagai pribadi yang tidak terkontaminasi oleh zaman. Ternyata hal ini bisa terjadi karena sepanjang perjalanan hidupnya, Nuh selalu bergaul dengan Allah. Ia menjalani hidup dengan selalu bersekutu dengan Tuhan dan menaati firman-Nya. Sama seperti Henokh, Nuh selalu berjalan dengan Allah di sepanjang hidupnya (bdk. Kej. 5:22). Namun Henokh diangkat ke surga tanpa melalui kematian, sedang Nuh tidak! Tuhan berdaulat untuk memberikan hal yang berbeda kepada dua orang yang melakukan hal yang sama, yaitu yang melakukan semuanya tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya.

Di tengah krisis multi dimensi yang terjadi dalam bangsa kita, Tuhan tetap menyatakan firman-Nya kepada kita, umat-Nya, melalui para hamba-Nya. Maka dengarkan hamba Tuhan yang memberitakan kebenaran firman Tuhan. Jangan hanya belajar firman, tetapi taati kehendak-Nya dengan sepenuh hati.

No comments: