Kejadian 6:17-22 (TB):
17-22. Air bah (mãbbûl). Kata ini tidak memiliki etimologi Ibrani, dan hanya dipakai untuk menunjuk kepada air bah pada zaman Nuh ini saja. Mungkin berasal dari kata Asiria nabalu, "menghancurkan." Menurut penulis Kitab Kejadian, jelas Allah bertujuan memusnahkan semua makhluk hidup yang telah Ia ciptakan. Selama 120 tahun ketika mana Nuh menyelesaikan karyanya, dia memberitakan firman Tuhan kepada orang-orang dengan usaha yang mendesak untuk membuat mereka bertobat. Mereka menyaksikan sendiri pembangunan bahtera tersebut sambil mendengarkan sang pengkhotbah menyampaikan pesannya. Keluarga dekat Nuh, termasuk istri, ketiga putranya dan istri-istri mereka, menyertai diri masuk ke dalam tempat berlindung yang aman itu. Dalam kepatuhan kepada perintah Allah, mereka membawa serta pasangan-pasangan hewan yang ada di bumi.
No comments:
Post a Comment