Kejadian 3:6 (TB)
Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya.
6. Perempuan itu melihat ... mengambil ... dimakannya ... memberikannya. Kata-kata kerja yang kuat ini melukiskan kisah tersebut secara hidup dan jelas. Sesuatu terjadi di dalam pikiran perempuan itu. Secara bertahap buah itu mendapat arti baru. Buah tersebut menjadi menarik untuk dipandang, membangkitkan selera untuk dimakan, dan berkuasa untuk memberikan hikmat yang baru. Perempuan itu kemudian mengambil langkah yang baru di dalam penipuan diri. Ia bukan hanya mengharapkan makanan yang nikmat dan menarik, namun dia juga tertarik pada kekuasaan. Perempuan itu percaya bahwa buah tersebut sanggup memuaskan semua keinginannya. Langkah selanjutnya dilakukan dengan sendirinya dan dalam waktu singkat. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya. Si penggoda kini tidak diperlukan lagi. Hawa melanjutkan pekerjaannya dan memberikan buah dengan rekomendasi yang baik itu kepada suaminya, dan suaminyapun memakannya.
No comments:
Post a Comment