Psalms 16:1-2, 11

Preserve me, O God: for in thee do I put my trust.
O my soul, thou hast said unto the LORD, Thou art my Lord: my goodness extendeth not to thee;
Thou wilt shew me the path of life: in thy presence is fulness of joy; at thy right hand there are pleasures for evermore.

`Psalms 16:1-2, 11`

☆———————"I can live because Your words, Lord"———————☆

Kejadian 1:1 (WYCLIFFE)

Kejadian 1:1 (TB)

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. 



1. Pada Mulanya (bereshith). Penulis menuntun pembaca kembali ke saat sebelum ada waktu, memasuki wilayah tak terselami dari kekekalan, sekalipun tidak ada kata yang bisa dipakainya untuk mengemukakan keadaan sebelum ada waktu. Penulis tidak memberikan tanggal tertentu dari mulanya ini. Kisahnya menjangkau balik ke masa sebelum peristiwa-peristiwa ada tanggalnya. Allah menciptakan. Kepastian agung dari penyataan didasarkan pada satu penegasan kuat ini. Allah melakukan semuanya. Tidak ada pernyataan yang bisa lebih menakjubkan daripada pernyataan ini. Elohim adalah kata yang umum untuk "Allah" dalam bahasa Ibrani, Aram dan Arab. Sebetulnya ini bentuk jamak, tetapi dipakai dengan kata kerja bentuk tunggal. Mungkin bentuk jamak tersebut paling baik dijelaskan sebagai menunjukkan "hebatnya keperkasaan" atau martabat luar biasa dan kemuliaan tak terbatas. Di dalam Yang Esa ini terpadu segala kuasa kekekalan dan ketidakterbatasan.

Mencipta (bara) adalah kata kerja yang hanya dipakai untuk Allah. Manusia tidak mungkin mencapai kuasa-kuasa yang terkandung dalam istilah ini, sebab kata ini menggambarkan mukjizat sempurna. Dengan kuasa tertinggi untuk menciptakan yang Allah miliki, sesuatu yang sama sekali baru dijadikan. Langit dan bumi. Di sini penulis memfokuskan perhatiannya pada seluruh wilayah bumi, di atas, di sekeliling dan di bawah. Di dalam frasa ini dia mencakup alam semesta yang telah lengkap sebagaimana dikenal (atau akan dikenal) oleh orang Ibrani, dan segala bahan mentah yang diperlukan untuk membuat matahari, planet, bintang, kabut angkasa, galaksi, molekul, atom, elektron dan semua hal serta makhluk tertentu di muka bumi.
Para ilmuwan menunjukkan bahwa galaksi kita berisi lebih dari 100 bilyun bintang dan bahwa matahari kita terletak 150 trilyun mil dari pusat galaksi. Galaksi kita adalah salah satu kumpulan kecil di antara 19 galaksi, dan galaksi terdekat letaknya 30 juta tahun cahaya jauhnya dari kita (150 juta trilyun mil). Para ilmuwan yang mengadakan riset, dengan memakai teleskop, telah cukup yakin bahwa ada lebih daripada satu bilyun galaksi. Menurut perhitungan mereka jumlah bintang di semua galaksi ini mendekati 100 quintilyun buah. Kekuatan cahaya dari salah satu galaksi sama dengan 400 juta matahari. Jika seorang memandang ciptaan yang maha luas ini dan membandingkan apa yang dilihatnya itu dengan kisah sang penulis yang diilhami ini tentang terciptanya semua itu, pasti hatinya penuh ketakjuban. Dia mengenali tangan Allah di dalam keindahan dan tatanan dari tata surya dan di dalam kekuatan dari sebuah inti atom. Entah dia memandang matahari (yang diberi muatan positif), yang mengikat semua planet (yang diberi muatan negatif), atau entah dia mempelajari sebuah nukleus (yang diberi muatan positif) pada inti atom, yang mengikat setiap elektron (yang diberi muatan negatif) di bawah pengaruhnya, dia merasakan hikmat, kuasa dan kemegahan Allah. Mengingat semua ini, seorang yang saleh tunduk di hadapan sang Pencipta dalam ketakjuban dan pengabdian tulus, serta meluap dalam penyembahan, pemujaan, ucapan syukur dan pujian yang tidak bisa ditahannya lagi. Ciptaan agung Tuhan ialah makhluk yang sangat dikasihi itu, yang Ia ciptakan menurut gambar-Nya sendiri.

No comments: