Psalms 16:1-2, 11

Preserve me, O God: for in thee do I put my trust.
O my soul, thou hast said unto the LORD, Thou art my Lord: my goodness extendeth not to thee;
Thou wilt shew me the path of life: in thy presence is fulness of joy; at thy right hand there are pleasures for evermore.

`Psalms 16:1-2, 11`

☆———————"I can live because Your words, Lord"———————☆

Kejadian 1:1-23 (SH)

Kejadian 1:1-23 (TB):
1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
3 Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.
4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
5 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
6 Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air."
7 Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.
8 Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
9 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian.
10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
11 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian.
12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
14 Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,
15 dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.
16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.
20 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala."
21 Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
22 Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak."
23 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.
 KESETARAAN : PERJUANGAN ATAU PENGAKUAN (Sabtu, 1 Januari 2011)

Memasuki tahun baru biasanya ada harapan terbersit dan karena itu ada resolusi yang ingin dicapai. Ya, resolusi untuk melakukan sesuatu akan melahirkan semangat untuk meraihnya. Resolusi apa yang telah Anda buat?

Kisah penciptaan sering kita dengar atau baca. Jika kita ber-Sekolah Minggu, dulu, kita tentu pernah ditugaskan oleh guru Sekolah Minggu, untuk menghafal urutan penciptaan. Namun apakah pengulangan kisah penciptaan selalu menghadirkan suatu pemahaman baru mengenai Allah?

Kisah penciptaan dalam kitab Kejadian bagai sebuah dokumen sejarah yang sangat penting karena di dalamnya termuat asal usul alam semesta: Allah menciptakan alam semesta beserta isinya. Jadi alam semesta ada bukan terjadi begitu saja atau karena suatu insiden tertentu. Karena bila demikian, bagaimana mungkin susunan galaksi tertata rapi (14-17)? Bagaimana mungkin matahari bisa ada dalam posisi yang membuat panas sinarnya tidak sampai membakar bumi dan isinya? Bagaimana mungkin gaya gravitasi hanya ada di bumi dan tak ada di luar angkasa? Bayangkan akibatnya bila yang terjadi justru sebaliknya! Dan bila kita renungkan satu persatu setiap unsur yang ada dalam ciptaan, maka kita akan mengagumi betapa berhikmatnya Allah. Semua Dia ciptakan secara teratur, terstruktur, dan serasi dalam suatu tatanan menurut fungsi masing-masing. Sungguh ajaib! Ini menyajikan pemahaman bahwa keberadaan Allah dalam alam yang tercipta secara harmoni sungguh tak terelakkan!

Jika harmoni alam merupakan hasil karya Allah, adakah kita ikut andil dalam memeliharanya kini? Atau kita tak peduli dan hanya menjaga kebersihan rumah kita saja? Di tengah meningkatnya suhu bumi, apa yang dapat kita lakukan? Tentu bukan hanya berdoa. Lakukan tindakan aktif yang mendukung kelestarian lingkungan, misal dengan mengurangi penggunaan plastik atau styrofoam. Lalu resolusi apa yang bisa kita rumuskan di awal tahun ini? Hindari penggunaan kemasan sekali pakai!

No comments: