Psalms 16:1-2, 11

Preserve me, O God: for in thee do I put my trust.
O my soul, thou hast said unto the LORD, Thou art my Lord: my goodness extendeth not to thee;
Thou wilt shew me the path of life: in thy presence is fulness of joy; at thy right hand there are pleasures for evermore.

`Psalms 16:1-2, 11`

☆———————"I can live because Your words, Lord"———————☆

Kejadian 14:1 (WYCLIFFE)

Kejadian 14:1 (TB)

Pada zaman Amrafel, raja Sinear, Ariokh, raja Elasar, Kedorlaomer, raja Elam, dan Tideal, raja Goyim, terjadilah,


1. Amrafel, raja Sinear. Salah satu anggota empat serangkai yang merupakan pasukan penyerbu. Sinear, terletak di Mesopotamia utara, adalah nama dari seluruh wilayah di antara sungai Tigris dan sungai Efrat, termasuk Babel. Mesopotamia bawah merupakan pusat peradaban Sumeria, yang bertanggal sekitar 3500 sM. Amrafel adalah raja di wilayah tersebut. Hingga beberapa tahun terakhir ini para sarjana mengidentifikasi dia dengan Raja Hamurabi, salah seorang raja pada masa awal kerajaan Babel. Namun, berbagai penemuan terakhir cenderung menempatkan Hamurabi lebih dekat ke tahun 1700 sM. Amrafel menjadi raja yang memerintah jauh sebelumnya. Ariokh adalah raja Elasar, Larsa dalam bahasa Babel, dan mungkin menguasai wilayah yang jauh lebih luas lagi di bagian selatan Babel.
Kedorlaomer. Raja Elam, sebuah wilayah pegunungan yang terkenal dekat bagian atas Semenanjung Persia. Tampaknya dia merupakan raja terkuat di antara keempat raja lainnya dalam pasukan penyerbu tersebut. Dia berhasil menguasai raja Babel dan Palestina. Namanya, Kudur-Lagamer artinya "hamba Lagamer," salah satu dewa bangsa Elam. Ibu kota Elam adalah Susan. Tideal, raja yang satunya dalam komplotan itu, dinamakan raja dari Goyim, atau raja atas berbagai bangsa. Gelarnya bisa menunjukkan bahwa dia menguasai berbagai kerajaan, atau bahwa dia merupakan pimpinan dari segerombolan penyamun kuat yang pekerjaannya adalah merampok.

No comments: