Psalms 16:1-2, 11

Preserve me, O God: for in thee do I put my trust.
O my soul, thou hast said unto the LORD, Thou art my Lord: my goodness extendeth not to thee;
Thou wilt shew me the path of life: in thy presence is fulness of joy; at thy right hand there are pleasures for evermore.

`Psalms 16:1-2, 11`

☆———————"I can live because Your words, Lord"———————☆

Kejadian 12:6 (WYCLIFFE)

Kejadian 12:6 (TB)

Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, yakni pohon tarbantin di More. Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu.


6. Sikhem. Kota kuno ini mungkin merupakan sebuah kuil atau tempat suci. Tempat ini merupakan sebuah tempat pemukiman yang penting di persimpangan jalan-jalan raya perdagangan yang utama ketika itu. Sikhem terletak di antara Gunung Gerizim dan Gunung Ebal, yang terletak sekitar 41 mil di utara Yerusalem. Pada tahun-tahun kemudian, sumur Yakub terletak di dekat Sikhem ini. Pada masa yang lebih belakangan, Sikhem dikenal dengan nama Nablus.

Abram melanjutkan perjalanannya menuju ke tempat yang dekat dengan Sikhem yaitu pohon tarbantin di More. Mungkin pohon tersebut merupakan pohon yang suci, yang di bawahnya seorang imam atau peramal memberikan pengarahannya. More mungkin merupakan participle dari kata kerja yara yang artinya mengajar. Pohon eik dan pohon tarbantin mirip. Sikhem merupakan perhentian utama Abram dalam pengembaraannya menuju ke Kanaan. Di tempat ini Abram memperoleh pesan khusus tentang jaminan dan janji dari Tuhan. Allah memberikan negeri itu menjadi milik Abram, dan berjanji bahwa keturunannya tetap akan memiliki tanah tersebut. Dengan sejumlah suku yang suka berperang di sekitarnya, Abram pasti akan sulit untuk mengklaim wilayah tersebut sebagai miliknya. Sekalipun demikian, dia membuat sebuah awal yang baik dengan langsung mendirikan sebuah mezbah dan mempersembahkan kurban kepada Yehovah. Ketika hidupnya di Palestina mulai mapan, Abram menyatakan bahwa dia bergantung penuh kepada Tuhan serta mengabdi dengan segenap hati kepada-Nya.

No comments: