"Maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: ‘Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu.’ Maka takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya." 1Raja-raja 19:2,3.
Berhati-hatilah terhadap Suara Izebel. Dokter dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "kita mungkin mengidap kanker." Bankir dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "kita bisa kehilangan rumah kita." Pasangan kita dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "Saya akan menceraikanmu." Musuh dapat berbicara kepada kita dengan suara itu,"Aku akan menghancurkanmu." Depresi dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "Aku menaklukanmu." Nafsu dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "Aku mengendalikanmu." Ketakutan dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "Aku memilikimu." Jangan biarkan Suara Izebel mengintimidasi kita.
Dalam murkanya Izebel mengirimkan ancaman kematian kepada Elia. Dia sangat kelelahan karena berjuang dari pertempuran ke pertempuran dan dia menyerah pada suara ketakutan dan intimidasi. Elia lari dari Izebel, menjadi depresi dan ingin mati. Ketika pertempuran terlalu panjang, ketika kita lelah dan terlalu banyak bekerja, ketika kita kewalahan oleh keadaan kita, berhati-hatilah terhadap suara Izebel dan tuannya, Setan.
KETIKA DIANCAM :
1) Serukan Nama Yesus.
Dalam keputusasaan kita, Nama-Nya akan mulai bekerja untuk kita dan melepaskan Kekuatan dan Kuasa Pemeliharaan-Nya.
2) Miliki iman dalam ALLAH.
Ijinkan kata-kata iman menjadi lebih berkuasa daripada suara ketakutan.
Berhati-hatilah terhadap Suara Izebel. Dokter dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "kita mungkin mengidap kanker." Bankir dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "kita bisa kehilangan rumah kita." Pasangan kita dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "Saya akan menceraikanmu." Musuh dapat berbicara kepada kita dengan suara itu,"Aku akan menghancurkanmu." Depresi dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "Aku menaklukanmu." Nafsu dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "Aku mengendalikanmu." Ketakutan dapat berbicara kepada kita dengan suara itu, "Aku memilikimu." Jangan biarkan Suara Izebel mengintimidasi kita.
Dalam murkanya Izebel mengirimkan ancaman kematian kepada Elia. Dia sangat kelelahan karena berjuang dari pertempuran ke pertempuran dan dia menyerah pada suara ketakutan dan intimidasi. Elia lari dari Izebel, menjadi depresi dan ingin mati. Ketika pertempuran terlalu panjang, ketika kita lelah dan terlalu banyak bekerja, ketika kita kewalahan oleh keadaan kita, berhati-hatilah terhadap suara Izebel dan tuannya, Setan.
KETIKA DIANCAM :
1) Serukan Nama Yesus.
Dalam keputusasaan kita, Nama-Nya akan mulai bekerja untuk kita dan melepaskan Kekuatan dan Kuasa Pemeliharaan-Nya.
2) Miliki iman dalam ALLAH.
Ijinkan kata-kata iman menjadi lebih berkuasa daripada suara ketakutan.
3) Minta darah Yesus untuk melindungi Anda.
Ada kuasa di dalam Darah Yesus.
Ada kuasa di dalam Darah Yesus.
4) Kerjakan Firman TUHAN.
Baca Alkitab, perkatakan Firman TUHAN, bermazmur, dan kerajaan setan dengan semua agennya akan ditundukkan.
Baca Alkitab, perkatakan Firman TUHAN, bermazmur, dan kerajaan setan dengan semua agennya akan ditundukkan.
5) Pujilah Allah.
Allah tinggal di dalam atmosfir puji-pujian kita dan menjaga malaikat-Nya tetap berperang bagi kita.
Yesus adalah EL CHAYIL, TUHAN Bala Tentara Raja Kemuliaan.
Allah tinggal di dalam atmosfir puji-pujian kita dan menjaga malaikat-Nya tetap berperang bagi kita.
Yesus adalah EL CHAYIL, TUHAN Bala Tentara Raja Kemuliaan.
☆ DEKLARASI KERAJAAN : ☆
Allah yang menyertai aku lebih besar dari semua musuhku.
No comments:
Post a Comment