Psalms 16:1-2, 11

Preserve me, O God: for in thee do I put my trust.
O my soul, thou hast said unto the LORD, Thou art my Lord: my goodness extendeth not to thee;
Thou wilt shew me the path of life: in thy presence is fulness of joy; at thy right hand there are pleasures for evermore.

`Psalms 16:1-2, 11`

☆———————"I can live because Your words, Lord"———————☆

Kejadian 4:17-24 (JERUSALEM)

Kejadian 4:17-24 (TB):
Keturunan Kain, Set dan Enos

17 Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.
18 Bagi Henokh lahirlah Irad, dan Irad itu memperanakkan Mehuyael dan Mehuyael memperanakkan Metusael, dan Metusael memperanakkan Lamekh.
19 Lamekh mengambil isteri dua orang; yang satu namanya Ada, yang lain Zila.
20 Ada itu melahirkan Yabal; dialah yang menjadi bapa orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak.
21 Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling.
22 Zila juga melahirkan anak, yakni Tubal-Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi. Adik perempuan Tubal-Kain ialah Naama.
23 Berkatalah Lamekh kepada kedua isterinya itu: "Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak;
24 sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat."
Ayat-ayat ini adalah sebuah sisa suatu silsilah yang berasal dari tradisi Yahwista. Nama-nama yang sama (dengan perbedaan-perbedaan kecil) terdapat dalam daftar keturunan Set yang berasal dari tradisi Para Imam, yaitu antara nama Kenan dan Lamekh, Kej 5:12-28. Daftar keturunan Kej 4:17-24 ini secara dibuat-buat dihubungkan dengan Kain, bin Adam, yang sebagai hukuman harus menempuh hidup seorang pengembara (Badui). Tetapi di sini Kain menjadi pembangun kota pertama dan moyang para peternak, ahli-ahli musik, juru logam dan barangkali moyang para pelacur, bdk Kej 4:22. Semuanya itu sesuai dengan kehidupan di kota. Si Yahwista menganggap semua kemewahan itu sebagai penemuan keturunan Kain yang terkutuk. Begitu si Yahwista mengutuk di sini, sama seperti dalam Kej 11:1-9, kebudayaan kota.

No comments: