Psalms 16:1-2, 11

Preserve me, O God: for in thee do I put my trust.
O my soul, thou hast said unto the LORD, Thou art my Lord: my goodness extendeth not to thee;
Thou wilt shew me the path of life: in thy presence is fulness of joy; at thy right hand there are pleasures for evermore.

`Psalms 16:1-2, 11`

☆———————"I can live because Your words, Lord"———————☆

Kejadian 3:15 (WYCLIFFE)

Kejadian 3:15 (TB)

Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."


15. Aku akan mengadakan permusuhan. Kata êbâ berarti dendam kesumat berdarah yang ada dalam lubuk hati manusia (bdg. Bil. 35:19, 20; Yeh. 25:15-17; 35:5, 6). Engkau akan meremukkan (shûp). Sebuah nubuat tentang pertikaian terus menerus untuk saling memusnahkan antara keturunan perempuan dengan keturunan. ular. Kata kerja shûp jarang dipakai (bdg. Ayb. 9:17; Mzm. 139:11). Kata itu sama artinya dalam kedua anak kalimat. Bila diterjemahkan sebagai meremukkan, tampaknya cocok dengan ayat tentang kepala ular namun kurang tepat untuk melukiskan serangan ular terhadap tumit manusia. Kata ini juga diterjemahkan menjadi bersembunyi menantikan, membidik, waspada (LXX). Vulgata menerjemahkannya dengan conteret, "melukai hingga memar dalam kasus pertama dan insidiaberis, "bersembunyi menantikan" di dalam kasus berikutnya. Dengan demikian, di dalam nas yang terkenal sebagai protevangelium atau "injil pertama" ini ada pemberitahuan mengenai pergumulan panjang, permusuhan terus-menerus, luka di kedua belah pihak, dan akhirnya kemenangan di pihak keturunan perempuan. Janji Allah bahwa kepala ular itu akan diremukkan menunjuk kepada kedatangan Mesias dan kemenangan yang dijamin. Jaminan ini sampai di telinga makhluk-makhluk Allah yang paling dini tersebut sebagai pengharapan indah akan penebusan. Disayangkan bahwa terjemahan dalam Vulgata mengubah kata ganti-nya (ay. 15c) dari jenis maskulin menjadi feminin sehingga memberikan dukungan palsu kepada pernyataan tak berdasar berkenaan dengan Anak Dara Maria yang dipuja.

No comments: