Psalms 16:1-2, 11

Preserve me, O God: for in thee do I put my trust.
O my soul, thou hast said unto the LORD, Thou art my Lord: my goodness extendeth not to thee;
Thou wilt shew me the path of life: in thy presence is fulness of joy; at thy right hand there are pleasures for evermore.

`Psalms 16:1-2, 11`

☆———————"I can live because Your words, Lord"———————☆

Kejadian 2:8-25 (SH)

Kejadian 2:8-25 (TB):
8 Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.
9 Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
10 Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang.
11 Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada.
12 Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras.
13 Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush.
14 Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat.
15 TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
19 Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.
20 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.
21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."
24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.
25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.
HARMONI DALAM CIPTAAN

Urutan penciptaan alam semesta memperlihatkan betapa tingginya hikmat Allah. Sebelum menciptakan benda-benda langit, terlebih dahulu Allah menciptakan terang dan gelap. Sebelum menciptakan burung-burung dan ikan-ikan, Allah terlebih dahulu menciptakan cakrawala dan laut. Dan Ia menyediakan tanah daratan sebelum menciptakan hewan darat dan manusia.

Allah menciptakan wadah tempat mereka hidup terlebih dahulu. Eden adalah taman, tempat Allah menumbuhkan berbagai tanaman. Di antara berbagai tumbuhan di Eden, Allah menempatkan dua pohon: pohon kehidupan dan pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat (9). Eden adalah tempat yang dibuat Allah untuk menjadi habitat yang cocok bagi Adam. Di situlah Adam akan bekerja, mengusahakan dan memelihara taman itu (15). Jelas kita baca bahwa kerja bukanlah kutukan bagi manusia akibat jatuh ke dalam dosa. Kerja adalah mandat Allah.

Selanjutnya, untuk pertama kali Allah melihat bahwa ada sesuatu yang tidak baik, yaitu kesendirian manusia. Allah melihat bahwa Adam memerlukan penolong yang setara dengan dia. Penolong di sini bukanlah suatu posisi yang bersifat inferior sebab Allah melihat posisi penolong sebagai posisi untuk melayani, dan melayani adalah sesuatu yang penting dalam pandangan Allah (bdk. Mat. 20:25-28). Mengapa Allah memakai rusuk Adam untuk menciptakan Hawa? Karena meski ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan, sesungguhnya mereka berasal dari substansi yang sama. Dalam kesatuan itu, prioritas laki-laki akan berubah, dari keluarganya kepada istrinya. Bukan lagi sebagai anak bagi ayah ibunya, tetapi sebagai pemimpin bagi istrinya. Dan kesatuan antara sang pemimpin dan sang penolong juga bertujuan agar alam ini terpelihara dan dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan manusia juga. Betapa indah harmoni yang Tuhan ciptakan. Apakah keindahan harmoni itu tampak juga dalam kehidupan keluarga Anda? Kiranya Tuhan, yang adalah Kepala di dalam keluarga, menggenapkan maksud-Nya dalam kehidupan keluarga Anda.

No comments: