Kejadian 1 :
1-31:
2 Maka bumi itu lagi campur baur adanya, yaitu suatu hal yang ketutupan kelam kabut; maka Roh Allah berlayang-layang di atas muka air itu.
3 Maka firman Allah: Hendaklah ada terang. Lalu terangpun jadilah.
4 Maka dilihat Allah akan terang itu baiklah adanya, lalu diceraikan Allah terang itu dengan gelap.
5 Maka dinamai Allah akan terang itu siang dan akan gelap itu malam. Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang pertama.
6 Maka firman Allah: Hendaklah ada suatu bentangan pada sama tengah air itu, supaya diceraikannya air dengan air.
7 Maka dijadikan Allah akan bentangan itu serta diceraikannyalah air yang di bawah bentangan itu dengan air yang di atas bentangan; maka jadilah demikian.
8 Lalu dinamai Allah akan bentangan itu langit. Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang kedua.
9 Maka firman Allah: Hendaklah segala air yang di bawah langit itu berhimpun kepada satu tempat, supaya kelihatan yang kekeringan itu; maka jadilah demikian.
10 Lalu dinamai Allah akan yang kekeringan itu darat, dan akan perhimpunan segala air itu dinamainya laut; maka dilihat Allah itu baiklah adanya.
11 Maka firman Allah: Hendaklah bumi itu menumbuhkan rumput dan pokok yang berbiji dan pohon yang berbuah-buah dengan tabiatnya, yang berbiji dalamnya di atas bumi itu; maka jadilah demikian,
12 yaitu ditumbuhkan bumi akan rumput dan pokok yang berbiji dengan tabiatnya dan pohon-pohon yang berbuah-buah, yang berbiji dalamnya dengan tabiatnya; maka dilihat Allah itu baiklah adanya.
13 Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang ketiga.
14 Maka firman Allah; Hendaklah ada beberapa benda terang dalam bentangan langit, supaya diceraikannya siang dengan malam dan menjadi tanda dan ketentuan masa dan hari dan tahun,
15 dan supaya ia itu menjadi benda terang pada bentangan langit akan menerangkan bumi; maka jadilah demikian.
16 Maka dijadikan Allah akan kedua benda terang yang besar itu, yaitu terang yang besar itu akan memerintahkan siang dan terang yang kecil itu akan memerintahkan malam, dan lagi segala bintangpun.
17 Maka ditaruh Allah akan dia dalam bentangan langit akan memberi terang di atas bumi,
18 dan akan memerintahkan siang dan malam, dan akan menceraikan terang itu dengan gelap; maka dilihat Allah itu baiklah adanya.
19 Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang keempat.
20 Maka firman Allah: Hendaklah dalam segala air itu menggeriak beberapa kejadian yang bernyawa dan yang sulur-menyulur, dan hendaklah ada unggas terbang di atas bumi, dalam bentangan langit.
21 Maka dijadikan Allah akan ikan raya yang besar-besar dan segala binatang sulur-menyulur, yang menggeriak dalam air itu tiap-tiap dengan tabiatnya, dan segala unggas yang bersayap dengan tabiatnya; maka dilihat Allah itu baiklah adanya.
22 Maka diberkati Allah akan dia, firman-Nya: Jadilah biak dan bertambah-tambahlah kamu dan ramaikanlah air yang di dalam laut itu dan hendaklah segala unggas itupun bertambah-tambah di atas bumi.
23 Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang kelima.
24 Maka firman Allah: Hendaklah bumi itu mengeluarkan kejadian yang hidup dengan tabiatnya, yaitu dari pada binatang yang jinak dan yang menjalar dan yang liar, tiap-tiap dengan tabiatnya; maka jadilah demikian.
25 Maka dijadikan Allah akan segala binatang yang liar di atas bumi itu dengan tabiatnya, dan segala binatang yang jinakpun dengan tabiatnya, dan segala binatang yang menjalar di atas bumipun dengan tabiatnya; maka dilihat Allah itu baiklah adanya.
26 Maka firman Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia atas peta dan atas teladan Kita, supaya diperintahkannya segala ikan yang di dalam laut dan segala unggas yang di udara dan segala binatang yang jinak dan seisi bumi dan segala binatang pelata yang menjalar di tanah.
27 Maka dijadikan Allah akan manusia itu atas petanya, yaitu atas peta Allah dijadikannya ia, maka dijadikannya mereka itu laki-laki dan perempuan.
28 Maka diberkati Allah akan keduanya serta firman-Nya kepadanya: Berbiaklah, dan bertambah-tambahlah kamu, dan penuhilah olehmu akan bumi itu dan taklukkanlah dia, dan perintahkanlah segala ikan yang di dalam laut dan segala unggas yang di udara dan segala binatang yang menjalar di atas bumi.
29 Lagi firman Allah: Bahwa sesungguhnya Aku telah memberikan kamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji-biji di atas seluruh muka bumi dan segala pohon yang berbuah dengan berbiji itu akan makananmu,
30 tetapi akan segala binatang liar yang di bumi dan segala unggas yang di udara dan segala binatang yang menjalar di atas bumi, yang ada nyawa hidup dalamnya, maka Aku mengaruniakan segala tumbuh-tumbuhan yang hijau akan makanannya; maka jadilah demikian.
31 Maka dilihat Allah akan tiap-tiap sesuatu yang dijadikan-Nya itu, sesungguhnya amat baiklah adanya. Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang keenam.
Kejadian 2 :
1-25:
2 Maka pada hari yang ketujuh setelah sudah disampaikan Allah pekerjaan-Nya, yang telah diperbuat-Nya itu, maka berhentilah Ia pada hari yang ketujuh itu dari pada pekerjaan-Nya, yang telah diperbuat-Nya.
3 Maka diberkati Allah akan hari yang ketujuh itu serta disucikannya, karena dalamnya telah Ia berhenti dari pada pekerjaan-Nya, yang telah diperbuat-Nya, akan menyempurnakan dia.
4 Maka demikianlah asalnya langit dan bumi pada masa ia itu dijadikan, tatkala diperbuat Tuhan Allah akan langit dan bumi:
5 pada masa itulah belum ada tumbuh-tumbuhan di atas bumi dan tiada pokok bertunas di padang, karena belum lagi diturunkan Tuhan Allah hujan kepada bumi dan belum ada orang akan membelakan tanah itu;
6 melainkan naiklah uap dari bumi serta membasahkan segala tanah itu.
7 Maka dirupakan Tuhan Allah akan manusia itu dari pada lebu tanah dihembuskan-Nya nafas hidup ke lubang hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi suatu nyawa yang hidup adanya.
8 Maka diperbuat Tuhan Allah pula suatu taman dalam Eden, di sebelah timur, maka di sanalah ditaruh-Nya akan manusia, yang telah dirupakan-Nya itu.
9 Maka di sana ditumbuhkan Tuhan Allah dari pada tanah berbagai-bagai pohon yang permai kepada pemandangan mata dan baik akan dimakan, dan lagi adalah pohon alhayat di tengah-tengah taman itu dan pohon pengetahuan akan hal baik dan jahatpun.
10 Maka dari pada Eden mengalirlah suatu sungai akan membasahkan taman itu, maka dari pada tempat itulah dibagikan sungai itu empat batangnya.
11 Adapun nama sungai yang pertama itu Pison; ia itulah yang melengkung seluruh tanah Hawilah, tempat ada emas.
12 Maka emas dari tanah itu baik adanya, dan di sanapun ada hablur dan permata unam.
13 Maka nama sungai yang kedua itu Gihon; ia itu melengkung seluruh tanah Kusy.
14 Maka nama sungai yang ketiga itu Hidekel; ia itu mengalir ke sebelah timur benua Asyur. Dan nama sungai yang keempat itu Ferat.
15 Maka diambil oleh Tuhan Allah akan manusia, ditaruh-Nya dalam taman Eden itu, supaya diusahakannya dan dipeliharakannya akan dia.
16 Maka berfirmanlah Tuhan Allah kepada manusia, kata-Nya: Adapun buah-buah segala pohon yang dalam taman ini boleh engkau makan sesukamu,
17 tetapi buah pohon pengetahuan akan hal baik dan jahat itu janganlah engkau makan, karena pada hari engkau makan dari padanya engkau akan mati.
18 Dan lagi berfirmanlah Tuhan Allah demikian: Tiada baik manusia itu seorang orangnya, bahwa Aku hendak memperbuat akan dia seorang penolong yang sejodoh dengan dia.
19 Karena setelah dijadikan Tuhan Allah akan segala binatang yang di atas bumi dan segala unggas yang di udara dari pada tanah, maka didatangkannya sekaliannya itu kepada Adam, hendak melihat bagaimana dinamai Adam akan dia, maka sebagaimana dinamai Adam akan segala nyawa yang hidup itu, begitu juga akan jadi namanya.
20 Lalu dinamai oleh Adam akan segala binatang yang jinak dan akan segala unggas yang di udara dan akan segala margasatwa, akan tetapi bagi manusia tiada didapatinya akan seorang penolong yang sejodoh dengan dia.
21 Maka didatangkan Tuhan Allah atas Adam itu tidur yang lelap, lalu tertidurlah ia. Maka diambil Allah sebilah tulang rusuknya, lalu ditutupkan-Nya pula tempat itu dengan daging.
22 Maka dari pada tulang yang telah dikeluarkan-Nya dari dalam Adam itu diperbuat Tuhan seorang perempuan, lalu dibawa-Nya akan dia kepada Adam.
23 Maka kata Adam: Bahwa sekarang tulang ini dari pada tulangku dan daging ini dari pada dagingku; maka ia akan dinamai perempuan, sebab ia telah dikeluarkan dari dalam orang laki-laki adanya.
24 Maka sebab itulah tak dapat tiada orang akan meninggalkan ibu bapanya dan berdamping pada isterinya, maka keduanya itu menjadi sedaging jua adanya.
25 Hata, maka keduanyapun bertelanjang tubuhnya, baik Adam baik Hawa, maka tiada malu ia.
Kejadian 3 :
1-24:
2 Maka sahut perempuan itu kepada ular: Boleh kami makan buah-buah segala pohon yang dalam taman ini,
3 akan tetapi akan buah pohon yang di tengah taman itu adalah firman Allah: Jangan engkau makan atau jamah akan dia, supaya jangan engkau mati.
4 Lalu kata ular kepada perempuan itu: Niscaya tiada kamu akan mati,
5 melainkan telah diketahui Allah akan hal, jika engkau makan buah itu, tak dapat tiada pada ketika itu juga celiklah matamu dan engkau jadi seperti Allah, sebab mengetahui baik dan jahat.
6 Maka dilihat oleh perempuan itu bahwa buah pohon itu baik akan dimakan dan sedap kepada pemandangan mata, yaitu sebatang pohon asyik akan mendatangkan budi, maka diambilnya dari pada buahnya, lalu dimakannya, serta diberikannya pula kepada lakinya, maka iapun makanlah.
7 Lalu keduanyapun celiklah matanya, diketahuinyalah akan hal ia bertelanjang, lalu disematnya daun pokok ara, diperbuatnya cawat.
8 Maka kedengaranlah kepada mereka itu suara Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman pada masa angin silir, maka Adam dan Hawapun menyembunyikan dirinya dari hadirat Tuhan Allah dalam belukar taman itu.
9 Maka Tuhan Allah berseru akan Adam, kata-Nya: Di manakah engkau?
10 Maka sahut Adam: Bahwa kudengar suara-Mu dalam taman, maka takutlah aku, karena aku telanjang, sebab itu aku bersembunyi.
11 Maka firman Allah: Siapa gerangan memberitahu engkau, bahwa engkau telanjang? Sudahkah engkau makan dari pohon, yang telah Kupesan jangan engkau makan buahnya?
12 Maka sahut Adam: Adapun perempuan yang telah Tuhan karuniakan kepadaku itu, ia itu memberikan daku buah pohon itu, lalu kumakan.
13 Maka firman Tuhan Allah kepada perempuan itu: Apakah ini yang telah kauperbuat? Maka sahut perempuan itu: Si ular itu menipukan daku, lalu aku makan.
14 Maka firman Tuhan Allah kepada ular itu: Sebab telah engkau berbuat yang demikian, maka terkutuklah engkau dari pada segala binatang yang jinak dan dari pada segala binatang hutan, maka engkau akan menyulur dengan perutmu, dan engkaupun akan makan lebu tanah sepanjang umur hidupmu.
15 Maka Aku akan mengadakan perseteruan antaramu dengan perempuan ini, dan antara benihmu dengan benihnya; maka ia akan meremukkan kepalamu dan engkaupun akan mematukkan tumitnya.
16 Maka firman Tuhan kepada perempuan itu: Bahwa Aku akan menambahi sangat kesusahanmu pada masa engkau mengandung, maka dengan kesusahanpun engkau akan beranak, dan engkau akan takluk kepada lakimu dan iapun akan memerintahkan dikau.
17 Lalu firman Allah kepada Adam: Bahwa sebab telah engkau mendengar akan kata binimu serta sudah makan buah pohon, yang telah Kupesan kepadamu jangan engkau makan dia, maka terkutuklah bumi itu karena sebab engkau, maka dengan kesusahan engkau akan makan hasilnya seumur hidupmu.
18 Maka bumi itu akan menumbuhkan bagimu duri dan onak, dan sayur-sayuran di ladang akan menjadi makananmu.
19 Maka dengan berpeluh mukamu engkau akan makan rezekimu sehingga engkau kembali pula kepada tanah, karena dari padanya engkau telah diambil; bahwa abulah adamu, maka kepada abupun engkau akan kembali juga.
20 Hata, maka dipanggil Adam akan bininya itu Hawa, sebab ialah ibu segala orang yang hidup.
21 Maka diperbuat Tuhan Allah akan Adam dan Hawa itu sarung dari pada kulit, lalu dikenakan-Nya pada mereka itu.
22 Maka firman Tuhan Allah: Bahwasanya manusia ini telah menjadi bagaikan seorang Kita, sebab diketahuinya akan baik dan jahat; maka sekarangpun jangan ia mengedangkan tangannya lalu mengambil lagi buah pohon alhayat itu dan makan dia dan ia hidup selama-lamanya.
23 Maka sebab itu disuruh Tuhan Allah akan dia keluar dari dalam taman Eden, supaya diusahakannya tanah yang telah ia dijadikan dari padanya.
24 Lalu dihalaukan-Nya manusia itu ke luar dan ditaruh-Nya beberapa kerubiun arah ke sebelah timur taman Eden itu serta dengan sebilah mata pedang yang bernyala-nyala dan yang dilayamkan akan menunggui jalan kepada pohon alhayat itu adanya.
1-26:
2 Kemudian dari pada itu diperanakkannya Habel, adik Kain. Maka Habel itu menjadi seorang gembala kambing dan Kain itu menjadi peladang.
3 Maka sekali peristiwa, pada kesudahan tahun, dibawa oleh Kain akan hasil tanah akan persembahan kepada Tuhan.
4 Maka oleh Habelpun dibawa akan kambing-kambingnya yang sulung serta dengan tambunnya. Maka berkenanlah Tuhan akan Habel dengan persembahannya,
5 tetapi akan Kain dengan persembahannya tiada Allah berkenan. Lalu marahlah sangat Kain itu serta mukanyapun tunduklah.
6 Maka firman Tuhan kepada Kain: Mengapa engkau marah dan mukamu tunduk?
7 Jikalau engkau berbuat baik, bukankah akan ada tengadah? Dan jikalau engkau tiada berbuat baik, maka dosa itu ada sedia di muka pintu. Bukankah kehendaknya akan dikau, dan engkaupun memerintahkan dia?
8 Lalu Kainpun berkata-kata dengan Habel, adiknya; maka pada sekali peristiwa, tatkala mereka itu di padang, berbangkitlah Kain lawan Habel, adiknya lalu dibunuhnya.
9 Maka firman Tuhan kepada Kain: Di mana Habel, adikmu itu? Maka sahutnya: Tiada aku tahu. Akukah penunggu adikku?
10 Maka firman Tuhan: Apa yang telah kaubuat? Bahwa suara darah adikmu itu berseru kepada-Ku dari bumi.
11 Maka sekarang terkutuklah engkau di atas bumi, yang telah mengangakan mulutnya akan menerima darah adikmu itu dari pada tanganmu.
12 Apabila engkau mengusahakan tanah ini kelak, niscaya tiada akan diberinya hasilnya kepadamu; bahwa engkau akan mengembara dan sesat di atas bumi.
13 Maka sembah Kain kepada Tuhan: Bahwa dosaku itu terlebih dari pada yang boleh kutanggung.
14 Bahwa sesungguhnya sekarang Engkau menghalaukan daku dari pada tanah ini, maka aku terlindung dari pada hadirat-Mu dan aku akan mengembara dan sesat di atas bumi, maka akan jadi kelak, bahwa barangsiapa yang bertemu dengan aku, niscaya dibunuhnya akan daku.
15 Maka firman Tuhan kepada Kain: Oleh sebab itu barangsiapa yang membunuh akan Kain itu balasnya tujuh kali ganda. Maka oleh Tuhan diadakan suatu tanda pada kain, supaya jangan ia dibunuh oleh barangsiapa yang bertemu dengan dia.
16 Maka undurlah Kain dari pada hadirat Tuhan, lalu diamlah dia di tanah Nod, di sebelah timur Eden.
17 Maka bersetubuhlah Kain dengan bininya, maka hamillah ia, lalu diperanakkannya Henokh. Maka diperbuatlah oleh Kain sebuah negeri, dinamainya akan negeri itu Henokh, menurut nama anaknya.
18 Maka Henokh itupun beranaklah Irad, dan Irad beranaklah Mekhuyael, dan Mekhuyael beranaklah Metusael, dan Metusael beranaklah Lamekh.
19 Maka oleh Lamekh diambil dua orang akan bininya, nama seorang Ada dan seorang Zila namanya.
20 Maka Ada itupun beranaklah Yabal, ia itulah bapa segala orang yang mendiami kemah dan yang memeliharakan lembu kambing.
21 Maka nama adiknya itu Yubal; yaitu bapa segala orang yang bermain kecapi dan muri.
22 Maka Zila itupun beranaklah Tubal-Kain, ia itu seorang tukang menempa segala perkakas dari pada tembaga dam besi; maka adik perempuan Tubal-Kain itu Naema namanya.
23 Maka kata Lamekh kepada kedua bininya, Ada dan Zila itu: Dengarlah akan perkataanku, hai kamu, bini Lamekh! Dengarlah tuturku: sesungguhnya seorang laki-laki kubunuh karena lukaku dan seorang mudapun karena bincutku.
24 Karena jikalau kiranya Kain dibelai tujuh kali, maka Lamekh akan dibelai tujuh puluh kali tujuh.
25 Maka Adampun bersetubuhlah pula dengan bininya, lalu beranaklah ia laki-laki seorang, maka dinamainya akan dia Set, katanya: Karena Allah telah menentukan kepadaku benih yang lain akan ganti Habel, yang telah dibunuh oleh Kain.
26 Maka Set itupun beranaklah laki-laki seorang, dinamainya akan dia Enos; maka pada masa itulah orang mulai sembahyang dengan Nama Tuhan.
1-32:
2 Dan dijadikannya dia laki-laki dan perempuan, lalu diberkatinya dan dinamainya manusia pada hari yang dijadikannya itu.
3 Maka Adam telah hidup seratus tiga puluh tahun lamanya, lalu beranaklah ia laki-laki seorang yang serupa dan seteladan dengan dia, maka dinamainya akan dia Set.
4 Kemudian dari pada Adam beranak Set itu adalah umurnya delapan ratus tahun, maka beranaklah ia beberapa laki-laki dan perempuan.
5 Maka panjang umur Adam itu sekalian sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu matilah ia.
6 Maka Set itu hidup seratus lima tahun lamanya, lalu beranak Enos.
7 Kemudian dari pada beranak Enos, maka Set hidup delapan ratus tujuh tahun lamanya dan beroleh beberapa anak laki-laki dan perempuan.
8 Adapun panjang umur Set itu sembilan ratus dua belas tahun, lalu matilah ia.
9 Maka Enos itu hidup sembilan puluh tahun lamanya, lalu beranak Kenan.
10 Kemudian dari pada beroleh Kenan itu, Enos hidup delapan ratus lima belas tahun lamanya dan beroleh beberapa anak laki-laki dan perempuan.
11 Maka sekalian umur Enos itu sembilan ratus lima tahun, lalu matilah ia.
12 Maka Kenan hidup tujuh puluh tahun, lalu beranak Mahalalel.
13 Kemudian dari pada beroleh Mahalalel itu Kenanpun hidup delapan ratus empat puluh tahun lamanya, dan beroleh beberapa anak laki-laki dan perempuan.
14 Maka sekalian umur Kenan itu sembilan ratus sepuluh tahun, lalu matilah ia.
15 Maka Mahalalel hidup enam puluh lima tahun, lalu beranak Yered.
16 Kemudian dari pada beroleh Yered itu, Mahalalel hidup delapan ratus tiga puluh tahun lamanya dan beroleh anak laki-laki dan perempuan.
17 Maka sekalian umur Mahalalel itu delapan ratus sembilan puluh lima tahun, lalu matilah ia.
18 Maka Yered itu hidup seratus enam puluh dua tahun, lalu beranak Henokh.
19 Kemudian dari pada beroleh Henokh itu, Yered hidup delapan ratus tahun lamanya dan beroleh anak laki-laki dan perempuan.
20 Maka sekalian umur Yered itu sembilan ratus enam puluh dua tahun, lalu matilah ia.
21 Maka Henokh itu hidup enam puluh lima tahun lamanya, lalu beranak Metusalah.
22 Kemudian dari pada beroleh Metusalah itu, Henokh hidup dengan Allah tiga ratus tahun lamanya dan beroleh anak laki-laki dan perempuan.
23 Maka sekalian umur Henokh itu tiga ratus enam puluh lima tahun.
24 Maka Henokh itu hidup dengan Allah, maka tiadalah ia lagi, karena diangkat Allah akan dia.
25 Maka Metusalah itu hidup seratus delapan puluh tujuh tahun lamanya, lalu beranak Lamekh.
26 Kemudian dari pada beroleh Lamekh itu, Metusalah hidup tujuh ratus delapan puluh dua tahun lamanya dan beroleh anak laki-laki dan perempuan.
27 Maka sekalian umur Metusalah itu sembilan ratus enam puluh sembilan tahun, lalu matilah ia.
28 Maka Lamekh hidup seratus delapan puluh dua tahun lamanya, lalu beranak laki-laki seorang.
29 Maka dinamainya Nuh, katanya: Inilah kelak akan menghiburkan kita dalam kelelahan kita dan dalam kesakitan tangan kita dari sebab bumi, yang telah dilaknatkan Tuhan adanya.
30 Maka kemudian dari pada beroleh Nuh itu, Lamekh hidup lima ratus sembilan puluh lima tahun lamanya dan beroleh anak laki-laki dan perempuan.
31 Maka sekalian umur Lamekh itu tujuh ratus tujuh puluh tujuh tahun, lalu matilah ia.
32 Maka umur Nuh lima ratus tahun dan beranaklah ia Sem dan Ham dan Yafet.
Kejadian 6 :
1 Maka tatkala banyak manusia itu makin bertambah-tambah di atas bumi dan telah diperanakkannya beberapa anak perempuan,
2 maka dipandanglah oleh anak laki-laki Allah akan anak perempuan manusia sebab elok parasnya, lalu diambilnyalah bagi dirinya akan bini barangsiapa yang disukainya.
3 Maka firman Tuhan: Bahwa Roh-Ku tiada akan berbantah-bantah selama-lamanya dengan manusia, karena hawa nafsu jua adanya, melainkan tinggal lagi panjang umurnya seratus dua puluh tahun.
4 Maka pada zaman itu adalah beberapa orang tinggi besar dalam dunia dan kemudian dari pada itupun, setelah anak-anak Allah bersetubuh dengan anak-anak perempuan manusia lalu beranak; maka inilah orang gagah dan orang yang termasyhur namanya pada zaman dahulukala.
5 Maka dilihat Tuhan kejahatan manusia itu terlampau banyak di atas bumi dan pada sediakala segala akal pikiran hatinya jahat semata-mata.
6 Maka bersesallah Tuhan sebab telah dijadikannya manusia di atas bumi, maka ia itu mendukacitakan hati-Nya.
7 Maka firman Tuhan: Bahwa Aku akan membinasakan manusia, yang telah Kujadikan di atas bumi, baik manusia baik binatang yang berkaki empat, dan binatang yang melata, dan unggas yang di udara, karena bersesallah Aku sebab telah Kujadikan mereka itu.
8 Tetapi Nuh itu mendapat karunia di hadirat Tuhan.
9 Maka inilah anak buah Nuh. Maka Nuh itu seorang yang benar dan tulus hatinya di antara orang zamannya, dan Nuh itu hidup dengan Allah.
10 Maka Nuhpun beranak laki-laki tiga orang, yaitu Sem dan Ham dan Yafet.
11 Maka bumi itupun telah rusaklah di hadapan hadirat Allah dan lagi bumi telah penuh dengan penggagahan.
12 Maka ditilik Allah kepada bumi, sesungguhnya telah rusaklah adanya, karena segala manusia di atas bumi telah merusakkan jalannya.
13 Maka sebab itu firman Allah kepada Nuh: Adapun kesudahan segala manusia itu telah datang di hadapan hadirat-Ku, karena bumi ini telah dipenuhinya dengan penggagahan; maka sesungguhnya Aku akan membinasakan mereka itu kelak serta dengan bumi itu.
14 Perbuatlah akan dirimu sebuah bahtera dengan kayu gofir; hendaklah engkau memperbuatkan dia berbilik-bilik dan gala-galakanlah luar dalamnya.
15 Maka demikian hendaklah kauperbuat akan dia: Panjang bahtera itu tiga ratus hasta, dan lebarnya lima puluh hasta, dan tingginya tiga puluh hasta.
16 Maka hendaklah kauperbuatkan tingkap pada bahtera itu, sehasta dari atas hendaklah kauhabiskan dia, dan pintu bahtera itupun hendaklah kaukenakan pada sebelah iringannya, dan hendaklah kauperbuatkan bahtera itu dengan tingkap yang di bawah dan yang kedua dan yang ketiga.
17 Bahwa sesungguhnya Aku, bahkan Aku kelak mendatangkan air bah di atas bumi hendak membinasakan segala makhluk yang bernyawa hidup di bawah langit, dan segala sesuatu yang di bumi itu akan putus nyawanya,
18 akan tetapi dengan dikau Aku akan mendirikan perjanjian-Ku, maka hendaklah engkau masuk ke dalam bahtera itu, yaitu engkau serta dengan anak binimu dan bini anak-anakmu bersama-sama dengan dikau.
19 Maka dari pada segala yang hidup, yaitu dari pada segala makhluk dua ekor, seekor jantan dan seekor betina, hendaklah kaubawa masuk ke dalam bahtera itu akan dipeliharakan hidupnya bersama-sama dengan dikau.
20 Dari pada segala unggas dengan bakanya dan dari pada segala binatang yang berkaki empat dengan bakanya dan dari pada segala binatang yang melata di atas bumi dengan bakanya, dua ekor dari pada tiap-tiap jenis kelak datang mendapatkan dikau akan dipeliharakan hidupnya.
21 Maka engkau, ambillah olehmu dari pada segala makanan yang dapat dimakan, himpunkanlah dia kepadamu, supaya ia itu menjadi makanan bagi kamu dan bagi sekaliannya.
22 Maka dibuatlah oleh Nuh setuju dengan segala perkara firman Allah kepadanya, demikianlah dibuatnya.
1-22:
2 maka dipandanglah oleh anak laki-laki Allah akan anak perempuan manusia sebab elok parasnya, lalu diambilnyalah bagi dirinya akan bini barangsiapa yang disukainya.
3 Maka firman Tuhan: Bahwa Roh-Ku tiada akan berbantah-bantah selama-lamanya dengan manusia, karena hawa nafsu jua adanya, melainkan tinggal lagi panjang umurnya seratus dua puluh tahun.
4 Maka pada zaman itu adalah beberapa orang tinggi besar dalam dunia dan kemudian dari pada itupun, setelah anak-anak Allah bersetubuh dengan anak-anak perempuan manusia lalu beranak; maka inilah orang gagah dan orang yang termasyhur namanya pada zaman dahulukala.
5 Maka dilihat Tuhan kejahatan manusia itu terlampau banyak di atas bumi dan pada sediakala segala akal pikiran hatinya jahat semata-mata.
6 Maka bersesallah Tuhan sebab telah dijadikannya manusia di atas bumi, maka ia itu mendukacitakan hati-Nya.
7 Maka firman Tuhan: Bahwa Aku akan membinasakan manusia, yang telah Kujadikan di atas bumi, baik manusia baik binatang yang berkaki empat, dan binatang yang melata, dan unggas yang di udara, karena bersesallah Aku sebab telah Kujadikan mereka itu.
8 Tetapi Nuh itu mendapat karunia di hadirat Tuhan.
9 Maka inilah anak buah Nuh. Maka Nuh itu seorang yang benar dan tulus hatinya di antara orang zamannya, dan Nuh itu hidup dengan Allah.
10 Maka Nuhpun beranak laki-laki tiga orang, yaitu Sem dan Ham dan Yafet.
11 Maka bumi itupun telah rusaklah di hadapan hadirat Allah dan lagi bumi telah penuh dengan penggagahan.
12 Maka ditilik Allah kepada bumi, sesungguhnya telah rusaklah adanya, karena segala manusia di atas bumi telah merusakkan jalannya.
13 Maka sebab itu firman Allah kepada Nuh: Adapun kesudahan segala manusia itu telah datang di hadapan hadirat-Ku, karena bumi ini telah dipenuhinya dengan penggagahan; maka sesungguhnya Aku akan membinasakan mereka itu kelak serta dengan bumi itu.
14 Perbuatlah akan dirimu sebuah bahtera dengan kayu gofir; hendaklah engkau memperbuatkan dia berbilik-bilik dan gala-galakanlah luar dalamnya.
15 Maka demikian hendaklah kauperbuat akan dia: Panjang bahtera itu tiga ratus hasta, dan lebarnya lima puluh hasta, dan tingginya tiga puluh hasta.
16 Maka hendaklah kauperbuatkan tingkap pada bahtera itu, sehasta dari atas hendaklah kauhabiskan dia, dan pintu bahtera itupun hendaklah kaukenakan pada sebelah iringannya, dan hendaklah kauperbuatkan bahtera itu dengan tingkap yang di bawah dan yang kedua dan yang ketiga.
17 Bahwa sesungguhnya Aku, bahkan Aku kelak mendatangkan air bah di atas bumi hendak membinasakan segala makhluk yang bernyawa hidup di bawah langit, dan segala sesuatu yang di bumi itu akan putus nyawanya,
18 akan tetapi dengan dikau Aku akan mendirikan perjanjian-Ku, maka hendaklah engkau masuk ke dalam bahtera itu, yaitu engkau serta dengan anak binimu dan bini anak-anakmu bersama-sama dengan dikau.
19 Maka dari pada segala yang hidup, yaitu dari pada segala makhluk dua ekor, seekor jantan dan seekor betina, hendaklah kaubawa masuk ke dalam bahtera itu akan dipeliharakan hidupnya bersama-sama dengan dikau.
20 Dari pada segala unggas dengan bakanya dan dari pada segala binatang yang berkaki empat dengan bakanya dan dari pada segala binatang yang melata di atas bumi dengan bakanya, dua ekor dari pada tiap-tiap jenis kelak datang mendapatkan dikau akan dipeliharakan hidupnya.
21 Maka engkau, ambillah olehmu dari pada segala makanan yang dapat dimakan, himpunkanlah dia kepadamu, supaya ia itu menjadi makanan bagi kamu dan bagi sekaliannya.
22 Maka dibuatlah oleh Nuh setuju dengan segala perkara firman Allah kepadanya, demikianlah dibuatnya.
Kejadian 7 :
1-24:
2 Maka dari pada segala binatang yang halal hendaklah diambil olehmu akan tujuh pasang; yaitu jantan betina; tetapi dari pada segala binatang yang haram dua ekor saja, yaitu jantan serta dengan betinanya.
3 Dan lagi dari pada unggas yang di udarapun tujuh pasang, yaitu jantan betina, akan memeliharakan hidup benihnya di atas seluruh muka bumi.
4 Karena tujuh hari lagi maka Aku akan menurunkan hujan kepada bumi ini empat puluh hari empat puluh malam lamanya, dan segala keadaan yang hidup, yang telah Kujadikan itu, hendak Kubinasakan dari atas muka bumi.
5 Maka oleh Nuh diperbuatlah akan segala perkara yang dipesan Tuhan kepadanya.
6 Maka adalah umur Nuh itu enam ratus tahun tatkala air bah itu datang ke atas bumi.
7 Maka Nuh dengan anak bininya dan bini-bini anaknyapun sertanya masuklah ke dalam bahtera dari karena air bah itu.
8 Maka dari pada segala binatang yang halal dan yang haram, dan dari pada segala unggas, dan dari pada segala binatang yang melata di atas bumi,
9 datanglah berpasang-pasang mendapatkan Nuh, lalu masuk ke dalam bahtera, yaitu dari pada jantan dan betina, seperti firman Allah kepada Nuh itu.
10 Hata, maka selang tujuh hari datanglah air bah itu di atas bumi;
11 yaitu tatkala umur Nuh enam ratus tahun, pada bulan yang kedua dan tujuh belas hari bulan, pada hari itu juga segala pancaran tubir yang besar itupun berpecahlah dan segala pintu air di langitpun terbukalah.
12 Maka hujan yang deraspun turunlah kepada bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya.
13 Maka pada hari itu juga masuklah Nuh dan Sem dan Ham dan Yafet, yaitu anak-anak Nuh, dan bini Nuh, dan ketiga orang bini anaknya itupun sertanya ke dalam bahtera.
14 Maka mereka itu serta dengan segala binatang yang liar dengan bakanya dan segala binatang yang jinak dengan bakanya dan segala binatang yang melata di atas bumi dengan bakanya dan segala unggas dengan bakanya dan segala burung-burung dengan pelbagai sayapnya.
15 Maka dari pada segala kejadian yang bernafas dan hidup datanglah berpasang-pasang mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu.
16 Maka sekaliannya yang masuk itu masuklah jantan betina dari pada segala kejadian, setuju dengan firman Allah yang kepada Nuh itu. Setelah sudah masuk ia, maka ditutupkan Tuhan akan bahtera itu.
17 Maka adalah air bah itu di atas bumi empat puluh hari lamanya, dan air itupun bertambah-tambahlah, diangkatnya akan bahtera itu, sehingga ia itu naik tinggi dari atas bumi.
18 Maka air itupun makin bertambah-tambah dan menjadi amat besar di atas bumi, dan bahtera itupun teratung-atunglah di atas air.
19 Maka air itupun makinlah bertambah-tambah besarnya di atas muka bumi, sehingga segala gunung yang tinggi-tinggi di bawah segala langitpun diliputi olehnya.
20 Lima belas hasta lebih tinggi lagi naiklah air itu setelah diliputinya akan segala gunung itu.
21 Maka segala kejadian yang bergerak di atas muka bumi itupun putuslah nyawanya, baik segala unggas baik segala binatang yang jinak baik segala binatang liar dan segala binatang yang melata di atas bumi, dan segala manusiapun.
22 Dari pada segala kejadian yang di darat itu barang sesuatu yang ada nafas hidup dalam lubang hidungnya itupun matilah.
23 Demikianlah hal ditumpas segala keadaan yang di atas muka bumi, baik manusia, baik binatang yang jinak dan segala binatang yang melata dan segala unggas di udara, maka tumpaslah sekaliannya itu dari atas bumi; hanya Nuh juga tinggal hidup dan segala mereka yang sertanya dalam bahtera itu.
24 Maka air itupun besarlah di atas bumi seratus lima puluh hari lamanya.
1-22:
2 Maka segala pancaran tubir dan segala pintu air di langit itupun terkatuplah dan hujan yang deras dari langit itupun terhentilah.
3 Maka air itupun baliklah dari atas bumi sambil beralun-alun pergi datang; maka pada kesudahan seratus lima puluh hari air itupun surutlah.
4 Maka pada bulan yang ketujuh dan tujuh belas hari bulan itu terkandaslah bahtera itu di atas gunung Ararat.
5 Maka air itupun makinlah lebih surut, sehingga pada bulan yang kesepuluh; dan pada bulan yang kesepuluh sehari bulan itu kelihatanlah segala puncak gunung.
6 Maka kemudian dari pada empat puluh hari dibukakanlah oleh Nuh tingkap bahtera, yang telah diperbuatnya itu.
7 Lalu dilepaskannya seekor burung gagak, yang terbang pergi datang, sehingga kekeringanlah air itu dari atas muka bumi.
8 Kemudian dari pada itu dilepaskannya seekor burung merpati, hendak melihat kalau air itu sudah surut sekali dari atas muka bumi.
9 Tetapi oleh merpati itu tiada didapati akan tempat hendak bertengger, maka kembalilah ia kepada Nuh dalam bahtera, karena adalah lagi air di atas seluruh muka bumi; maka oleh Nuh dianjurkan tangan, dicapainya akan dia, lalu diambilnya pula akan dia ke dalam bahtera.
10 Maka oleh Nuh dinantikan pula tujuh hari lagi, lalu dilepaskannya pula merpati itu ke luar dari dalam bahtera.
11 Maka kembalilah pula merpati itu kepada Nuh pada petang hari; bahwa sesungguhnya adalah diparuhnya sehelai daun terpetik dari pohon zait; sebab itu diketahui Nuh akan hal telah kekeringan air itu dari atas bumi.
12 Maka bernantilah pula ia tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya merpati itu pula, tetapi tiada ia kembali lagi kepada Nuh.
13 Maka adalah pada enam ratus satu tahun, pada bulan yang pertama dan pada sehari bulan itu airpun kekeringanlah dari atas muka bumi; maka dibuka oleh Nuh akan tudung bahtera itu, lalu dilihatnya bahwa sesungguhnya muka bumi itupun kekeringanlah adanya.
14 Maka pada bulan yang kedua dan pada tujuh likur hari bulan kekeringanlah bumi itu.
15 Lalu firman Allah kepada Nuh, kata-Nya:
16 Keluarlah dari dalam bahtera itu, baik engkau baik anak binimu, dan bini anak-anakmu itu sertamu,
17 dan bawalah ke luar bersama-sama akan segala binatang hidup yang sertamu dari pada segala yang berdaging, yaitu dari pada unggas dan binatang yang jinak dan segala binatang yang melata di atas bumi, supaya berbiak dan berlimpah-limpah ia di atas bumi dan bertambah-tambah banyaknya di atas bumi.
18 Maka keluarlah Nuh dan anak bininya dan bini anak-anaknyapun sertanya.
19 Maka segala binatang liar dan segala yang melata dan segala unggas dan barang sesuatu yang menjalar di atas bumi, masing-masing dengan jenisnya itupun keluarlah dari dalam bahtera.
20 Maka diperbuatlah oleh Nuh akan sebuah mezbah bagi Tuhan, diambilnyalah dari pada segala binatang yang halal dan dari pada segala unggas yang halal, lalu dipersembahkannya korban bakaran di atas mezbah itu.
21 Maka harumlah baunya kepada Tuhan, lalu kata Tuhan dalam diri-Nya: Bahwa tiada Aku hendak mengutuki bumi itu lagi dari sebab manusia, meskipun sangka-sangka hati manusia itu jahat adanya dari pada kecil mula, dan tiada lagi Aku akan membinasakan pula segala keadaan yang hidup seperti yang telah Kuperbuat itu.
22 Maka selamanya ada bumi, tiada lagi akan berhenti musim menabur dan menuai, sejuk dan panas, musim hujan dan musim kemarau, siang dan malam itu.
1-29:
2 Maka takut dan gentar akan dikau berlakulah atas segala binatang yang di atas bumi itu dan segala unggas yang di udara dan segala keadaan yang bergerak di atas bumi dan segala ikan yang di laut, maka sekaliannya itu Kuserahkan ke tanganmu.
3 Maka segala binatang yang bergerak, yaitu yang hidup, itu akan menjadi makananmu; sekalian itu telah kuberikan kepadamu, demikianpun segala tumbuh-tumbuhan yang hijau.
4 Tetapi daging dengan jiwanya, yaitu dengan darahnya, janganlah kamu makan dia.
5 Bahwa sesungguhnya akan darah kamu, yaitu jiwa kamu, maka Aku akan menuntut belanya; kepada segala binatang Aku menuntut belanya dan kepada tangan manusiapun; dan kepada tangan segala saudara orang Aku akan menuntut jiwa manusia.
6 Barangsiapa yang menumpahkan darah manusia, maka darahnyapun akan ditumpahkan oleh manusia, karena atas teladan Allah telah dijadikan Allah akan manusia itu.
7 Tetapi akan kamu, hendaklah kamu berbiak dan bertambah-tambah dan beranak berbuah di atas bumi dengan kelimpahan serta berbanyak-banyaklah kamu di atas bumi itu.
8 Lalu berfirmanlah Allah kepada Nuh dan kepada anak-anaknyapun sertanya, kata-Nya:
9 Bahwasanya Aku, bahkan Aku yang meneguhkan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan benihmu yang kemudian dari padamu,
10 dan lagi dengan segala kejadian hidup yang sertamu dari pada unggas dan segala binatang yang jinak dan segala binatang di bumi yang sertamu, dengan segala yang keluar dari dalam bahtera itu hingga segala binatang yang di atas bumipun.
11 Maka Aku meneguhkan perjanjian-Ku ini dengan kamu, bahwa segala keadaan yang berdaging itu sekali-kali tiada akan dibinasakan lagi dengan air bah, dan tiada lagi akan ada air bah yang membinasakan bumi.
12 Maka firman Allah: Bahwa inilah tanda perjanjian-Ku, yang Kuperbuat diantara-Ku dengan kamu dan dengan segala kejadian hidup, yang sertamu, turun-temurun sampai selama-lamanya:
13 Bahwa pelangi-Ku telah Kutaruh dalam awan-awan, maka ia itulah akan tanda perjanjian di antara-Ku dengan bumi.
14 Maka akan jadi kelak, apabila Aku mendatangkan awan-awan ke atas bumi dan pelangi itupun kelihatan dalam awan-awan,
15 bahwa Aku ingat akan perjanjian-Ku yang di antara-Ku dengan kamu dan dengan segala kejadian yang hidup di antara segala yang berdaging, bahwa sekali-kali tiada lagi menjadi air bah, yang membinasakan segala keadaan yang berdaging itu.
16 Maka apabila pelangi itu dalam awan-awan. Aku menilik akan dia kelak hendak ingat akan perjanjian yang kekal, yang antara Allah dengan segala kejadian yang hidup dan yang berdaging di atas bumi.
17 Maka firman Allah kepada Nuh: Bahwa inilah tanda perjanjian yang telah Kuteguhkan antara Aku dengan segala yang berdaging di atas bumi adanya.
18 Bermula, maka anak-anak Nuh yang keluar dari dalam bahtera itu, yaitu Sem dan Ham dan Yafet; maka Ham itulah bapa Kanaan.
19 Maka ketiga orang inilah anak-anak Nuh dan dari pada mereka itulah orang berpecah-pecah di atas seluruh muka bumi.
20 Arakian, maka Nuh mulai menjadi seorang peladang, ditanamnyalah pokok anggur satu kebun.
21 Maka diminum oleh Nuh air anggur itu, lalu iapun mabuklah, maka berbaringlah ia dengan telanjang di tengah-tengah kemahnya.
22 Maka terlihatlah Ham, bapa Kanaan itu, akan ketelanjangan bapanya, lalu pergilah ia memberitahu kepada kedua saudaranya, yang di luar.
23 Maka oleh Sem dan Yafet diambil akan sehelai kain, disangkutkannya pada bahunya, lalu berjalanlah ia membelakang, ditudungkannyalah ketelanjangan bapanya sambil dipalingkannya mukanya, sehingga tiada dilihat oleh mereka itu akan ketelanjangan bapanya.
24 Hata, maka Nuhpun sadarlah dari pada mabuknya, lalu diketahuinyalah akan perbuatan anaknya yang bungsu itu kepadanya.
25 Maka katanya: Laknatlah si Kanaan; biarlah ia menjadi hamba segala hamba saudaranya.
26 Dan lagi kata Nuh: Segala puji bagi Tuhan, yaitulah Allahnya Sem, maka Kanaan itu menjadi hambanya.
27 Maka Allah akan meluaskan Yafet sehingga ia akan menduduki kemah-kemah Sem; maka Kanaan akan menjadi hambanya.
28 Maka kemudian dari pada air bah, Nuh itu hidup tiga ratus lima puluh tahun lamanya.
29 Maka adalah sekalian umur Nuh itu sembilan ratus lima puluh tahun, lalu matilah ia.
Kejadian 10 :
1-32:
2 Adapun anak laki-laki Yafet yaitu Gomer dan Magog dan Madai dan Yawan dan Tubal dan Mesekh dan Tiras.
3 Maka anak laki-laki Gomer yaitu Askenaz dan Rifat dan Togarma.
4 Maka anak laki-laki Yawan yaitu Elisa dan Tarsis dan segala orang Khitim dan Dodanim.
5 Maka dari pada mereka inilah berpecah-pecah beberapa bangsa kepada segala pulau dan ke tepi-tepi laut, masing-masing dengan bahasanya dan sukunya dan bangsanya.
6 Maka anak laki-laki Ham yaitu Kusy dan Mizraim dan Put dan Kanaan.
7 Maka anak laki-laki Kusy yaitu Seba dan Hawila dan Sapta dan Raema dan Sabtekha; dan anak laki-laki Raema yaitu Syeba dan Dedan.
8 Maka Kusypun beranak Nimrod, maka inilah mulai menjadi seorang penggagah di atas bumi ini.
9 Dan ialah seorang pemburu yang gagah di hadapan hadirat Tuhan, yang dikatakan akan halnya: laksana Nimrod, seorang pemburu yang gagah di hadapan hadirat Tuhan.
10 Maka ibu negeri kerajaannya yaitu Babil dan Erikh dan Akad dan Kalne dalam benua Siniar.
11 Maka dari pada negeri itu keluarlah Asyur, lalu diperbuatnyalah negeri Niniwe dan Rehobot dan Ir dan Kalakh
12 dan Resin, di antara Niniwe dengan Kalakh, maka inilah negeri yang besar itu.
13 Maka Mizraim beranaklah akan segala orang Ludim dan Ananim dan Lehabim dan Naftukhim
14 dan Patrusim dan Kaslukhim (maka dari padanyalah telah terpancar bangsa Filistin) dan Kaftorim.
15 Maka Kanaan beranaklah akan Sidon, yaitu anaknya yang sulung, dan akan Het.
16 dan akan orang Yebuzi dan Amori dan Girgazi
17 dan Hewi dan Arki dan Sini
18 dan Arwadi dan Tsemari dan Hamati; maka kemudian dari pada itu berpecah-pecahlah pula segala bangsa orang Kanani itu.
19 Maka perhinggaan negeri orang Kanani itu dari Sidon arah ke Gerar sampai ke Gaza, dan sampai ke jalan yang menuju ke Sodom dan Gomorah dan Adema dan Zeboyim, hingga sampai ke Lasa.
20 Mereka inilah anak-anak Ham serta dengan kaumnya dan bahasanya dan dalam negeri-negerinya dan dengan bangsanya.
21 Arakian, maka jadi pula anak laki-laki Sem, yaitu bapa segala bani Heber dan saudara Yafet, yang tua.
22 Maka anak laki-laki Sem ia itulah Elam dan Asyur dan Arfaksad dan Lud dan Aram.
23 Maka anak-anak Aram yaitu Uz dan Hul dan Geter dan Maz.
24 Maka Arfaksad beranaklah Selah dan Selah beranak Heber.
25 Maka Heber beranaklah laki-laki dua orang, seorang bernama Peleg, karena pada zamannya cerai-berailah segala orang isi dunia itu, dan nama adiknya itu Yoktan.
26 Maka Yoktan itupun beranaklah Almodad dan Selef dan Hatsarmawit dan Yerakh
27 dan Hadoram dan Uzal dan Dikela
28 dan Obal dan Abimail dan Syeba
29 dan Ofir dan Hawila dan Yobab, sekalian inilah anak laki-laki Yoktan.
30 Maka adalah tempat kediaman mereka itu dari negeri Mesya sampai ke negeri Sefar, pegunungan di sebelah timur.
31 Maka mereka inilah anak cucu Sem serta dengan kaumnya dan bahasanya dan dalam negeri-negerinya dengan bangsanya.
32 Maka inilah segala kaum keluarga anak-anak Nuh, masing-masing dengan anak buahnya dan bangsanya, maka dari pada mereka itulah segala bangsapun telah berpecah-pecah di atas muka bumi, kemudian dari pada air bah itu.
Kejadian 11 :
1-32:
2 Maka sekali peristiwa, tatkla mereka itu berjalan ke sebelah timur, didapatinya akan suatu padang luas di tanah Siniar, lalu diamlah mereka itu di sana.
3 Maka kata mereka itu seorang kepada seorang: Mari kita memperbuat batu bata serta membakar akan dia baik-baik. Maka batu bata itu baginya akan ganti batu betul dan gala-gala akan ganti kapur.
4 Lagi kata mereka itu: Marilah kita bangunkan sebuah negeri dan sebuah menara, yang kemuncaknya sampai ke langit; demikianlah kita mengadakan suatu nama bagi diri kita, supaya jangan tercerai-berailah kita atas seluruh muka bumi.
5 Hata, maka turunlah Tuhan hendak melihat negeri dan menara yang diperbuat oleh segala anak Adam itu.
6 Maka firman Tuhan: Bahwa segala manusia ini sama sebangsa adanya dan mereka itu sekalian sama sebahasa jua; maka inilah sahaja mulanya perbuatan mereka itu; sekarang bukankah baik mereka itu ditegahkan dari pada segala sesuatu yang hendak diperbuatnya ini?
7 Mari, baiklah kita turun serta mengacaukan bahasanya di sana, supaya seorangpun tiada mengerti akan bahasa kawannya.
8 Maka dengan hal demikian ditaburkan Tuhan akan mereka itu dari sana ke atas segala muka bumi; maka berhentilah mereka itu dari pada pekerjaan membangunkan negeri itu.
9 Maka sebab itu dinamainya akan negeri itu Babil, karena di sana telah dikacaukan Tuhan bahasa segala orang di atas bumi; maka dari sanalah ditaburkan Tuhan akan mereka itu atas seluruh muka bumi.
10 Syahadan, maka inilah anak cucu Sem: tatkala umur Sem seratus tahun diperolehnya Arfaksad, yaitu dua tahun kemudian dari pada air bah.
11 Maka kemudian dari pada beroleh Arfaksad itu Sem hidup lima ratus tahun serta beranak laki-laki dan perempuan.
12 Maka Arfaksad itu hidup tiga puluh lima tahun, lalu beranaklah Selah.
13 Maka kemudian dari pada beroleh Selah itu, Arfaksad hidup empat ratus tiga tahun serta beranaklah laki-laki dan perempuan.
14 Maka Selah itu hidup tiga puluh tahun, lalu beranak Heber.
15 Maka kemudian dari pada beroleh Heber itu Selah hidup empat ratus tiga tahun serta beranak laki-laki dan perempuan.
16 Maka Heber hidup tiga puluh empat tahun, lalu beranak Peleg.
17 Maka kemudian dari pada beroleh Peleg itu Heber hidup empat ratus tiga puluh tahun serta beranak laki-laki dan perempuan.
18 Maka Peleg hidup tiga puluh tahun, lalu beranak Rehu.
19 Maka kemudian dari pada beroleh Rehu itu Peleg hidup dua ratus sembilan tahun serta beranak laki-laki dan perempuan.
20 Maka Rehu hidup tiga puluh dua tahun, lalu beranak Serug.
21 Maka kemudian dari pada beroleh Serug itu Rehu hidup dua ratus tujuh tahun serta beranak laki-laki dan perempuan.
22 Maka Serug hidup tiga puluh tahun, lalu beranak Nahor.
23 Maka kemudian dari pada beroleh Nahor itu Serug hidup dua ratus tahun serta beranak laki-laki dan perempuan.
24 Maka Nahor hidup dua puluh sembilan tahun, lalu beranak Terah;
25 maka kemudian dari pada beroleh Terah itu Nahor hidup seratus sembilan belas tahun serta beranak laki-laki dan perempuan.
26 Maka Terah hidup tujuh puluh tahun, lalu beranak Abram dan Nahor dan Haran.
27 Maka inilah anak buah Terah, yaitu Terah beranak Abram dan Nahor dan Haran, dan Haran beranak Lut.
28 Maka Haran itu mati dahulu dari pada Terah, bapanya, di tanah tempat ia tumpah darah, yaitu di Urkasdim.
29 Maka Abram dan Nahorpun beristerilah; maka nama isteri Abram itu Sarai dan nama isteri Nahor itu Milka, yaitu anak Haran, bapa Milka dan Yiska.
30 Maka Sarai itu mandul, tiada beranak.
31 Maka dibawa oleh Terah akan Abram, anaknya, dan Lut, cucunya, yaitu anak Haran, dan akan Sarai, menantunya, yaitu isteri Abram, anaknya itu, lalu berpindahlah mereka itu dengan dia dari Urkasdim hendak ke tanah Kanaan; maka sampailah mereka itu ke Haran, lalu diamlah di sana.
32 Maka umur Terah dua ratus lima tahun, lalu matilah ia di negeri Haran itu.
No comments:
Post a Comment