Kejadian 1:2 (TB)
Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
2. Bumi belum berbentuk dan kosong (tõhû wãbõhû). Penulis yang diilhami itu dengan cepat mengarahkan perhatiannya ke bumi, sebab kisahnya berhubungan dengan rencana dan pemeliharaan Allah bagi kehidupan manusia di bumi ini. Dia melukiskan bumi dalam keadaan yang belum selesai. Tersedia banyak sekali bahan bagi setiap karya yang direncanakan Allah, sekalipun dalam keadaan kacau - tandus, kosong dan gelap. Enam hari penciptaan akan menghasilkan berbagai perubahan yang menakjubkan. Maksud Allah tentu belum terpenuhi sebelum sentuhan ajaib-Nya mengubah semua kekacauan tersebut. Bahkan kegelapan (yang di dalam Alkitab sering kali dikaitkan dengan kejahatan) harus dibuat tunduk kepada kehendak-Nya. Roh Allah melayang-layang (rûah ... merãhepet). Kata-kata ini melukiskan kehadiran Allah yang memberikan energi, menyentuh dan mengusap dunia yang kacau dan belum selesai itu ketika Dia bersiap-siap untuk melengkapi ciptaan-Nya. Bagaikan seekor induk burung setia melayang-layang di atas sarangnya, Allah bergerak keliling sambil melimpahkan kasih-Nya atas dunia yang baru jadi.
No comments:
Post a Comment