Kejadian 7:11 (TB)
Pada waktu umur Nuh enam ratus tahun, pada bulan yang kedua, pada hari yang ketujuh belas bulan itu, pada hari itulah terbelah segala mata air samudera raya yang dahsyat dan terbukalah tingkap-tingkap di langit.
7:11. Terbelah (bãga) segala mata air samudera raya. Sejumlah besar air disimpan di bawah bumi. Jumlah air yang sangat besar ini disebut tehôm - "samudera raya" (bdg. Kej. 1:2). Air di bawah permukaan yang dibatasi oleh kekuatan kreatif Allah pada hari penciptaan kedua ini, dilepaskan untuk mengalir dalam jumlah besar dan dengan kehebatan yang tidak dapat dilukiskan. Air bah yang terjadi pada waktu itu bukan banjir besar biasa, namun sebuah banjir raksasa yang tiba-tiba melanda penduduk yang terkejut. Bãga menunjuk kepada luapan menyeluruh yang menghancurkan segala sesuatu yang menghalangi. Air bah itu merupakan terlepasnya kekuatan menghancurkan yang tidak tergambarkan. Manusia tidak dapat membayangkan keganasan dan kekuatan penghancur dari air bah tersebut, juga kedahsyatan dari peragaan kekuatan Allah untuk menghancurkan makhluk-makhluk yang berdosa. Kerusakan menyeluruh manusia ketika itu jauh lebih buruk daripada yang dapat kita bayangkan. Penghancuran itu diperlukan.
No comments:
Post a Comment